Cara Punya Istri cantik Plus Salehah!

 


        Wiridan. Adalah salah satu kegiatan ubudiyah yang tak asing oleh semua umat muslim di seluruh dunia apalagi di kalangan para santri yang memang menjadi kegiatan wajib dan tak bisa terpisahkan. Namun tahukah kalian bahwa, wiridan itu juga mengandung unsur negatif dan positifnya. 

        Dan yang kita tidak ketahui, kita tidak mengingat Allah dengan makna yang dikehendaki Allah. Santri kan mengaji agar tahu mana hukumnya mana yang haram dan mana yang halal, akan tetapi jika kita melakukan wiridan, apakah kita bisa mengingat halal dan haram yang tadi? Pastinya jawabanya adalah tidak bisa.

Pada umumnya, orang melakukan wiridan-wiridan dengan berbagai niat dan tujuan, namun lebih condong pada hajat yang mengutamakan dirinya untuk mengatasi berbagai macam masalah. Semisal; ingin punya istri cantik, hutang lunas, ingin kaya dan macam-macam hajat lainya. 

        Allah membuat wiridan untuk mengingat-NYA dan untuk hukum Allah dalam bahasa lainnya adalah yuusikumullah (Allah mewasiatkan). Wasiat itu perkara serius atau tidak? Yang tentu pasti masalah yang serius. Bahanya wiridan hanya untuk menghindari hukumnya Allah, misalkan ada santri yang disuruh selepas salat disuruh baca wiridan ini-itu dan disuruh itu, pasti lebih siap ketimbang disuruh untuk mencari mana sunnah salat yang hai’at dan mana yang bai’at.

Maka dari situ kalau Mbah Moen menemukan santri yang khusyuk malah dimarahi “Nak, kamu sukanya jamaah saja, tapi tidak pernah belajar!!!” Karena tadi, terkadang wiridan hanya untuk menghindari hukum Allah. Semisal nabi masih hidup pasti beliau lebih memilih ikut jamaah yang ngaji (majelis ilmu) dari pada ikut sekelompok orang yang wiridan. 

        Ngaji itu pasti benar kerena menerangkan hukum Allah. Coba kamu jawab jujur pertanyaan ini dalam dirimu sendiri, keinginan kamu berdo’a karena keinginan kamu sendiri apa keinginan agama (islam) ini? kamu ingin punya istri cantik itu keinginan kamu apa keinginan islam? Yang pastinya kamu…..! Dan jikalau kamu mengajar Fiqih bahwa anjing dan babi itu haram. Apakah itu keinginan kamu apa keinginan agama? Jawabanya pasti kamu sudah tau.

Coba, apa untungnya kalau kamu mengajar halal haram? Pastinya kembali lagi kepada keuntungan agama karena kamu telah menyebarkan ‘maunya’ agama (islam) ini apa. Harus diingat!! Mengingat Allah itu bagus, tapi yang dimaksud dengan mengingat Allah oleh para ulama di sini adalah mengingat Allah beserta ketentuannya bukan hanya ingat Allah ketika hutangmu banyak dan ingin punya pasangan yang ganteng/cantik. 

        Nah jikalau kamu ingin punya istri cantik dan salehah kamu harus ingat ketentuan Allah yang berbunyi; “Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga).” [QS. An-Nur: 26] 

        Barulah setelah kamu masuk kriteria yang di atas. Maka, in sya Allah kamu akan mendapatkan jodoh seperti apa yang kamu idamkan.[Santri Hafid]  

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url