Informasi Lengkap Mendaki ke Kawah Ijen | Ijen Trip
Santri
Hafid – Beberapa waktu
lalu saya tidak mempunyai niatan untuk mendaki ke kawah Ijen, niat saya hanya
untuk membawa Om saya jalan-jalan ke wisata pemandian air panas dan air tejun
Kalipait. Namun karena rasa penasaran saya, akhirnya saya memaksa Om saya untuk
mendaki ke kawah Ijen.
Persiapan sebelum mendaki
Perlu
diketahui untuk pendaki pemula, berikut barang-barang yang harus kalian bawa:
1. Logistik : Makanan dan minuman.
Usahakan jangan terlalu banyak membawa mie instan, karena mie instan hanya dapat
mengeyangkan selama sebentar, tidak lama lagi kalian akan merasakan lapar lagi.
Lebih baik membawa makanan yang mengandung karbohidrat tinggi seperti singkong
dan ubi-ubian.
2. Jas Hujan, Sepatu mendaki dan sandal gunung: Saat pertama kali mendaki ke kawah Ijen, saya tidak membawa jas hujan karena niat awalnya memang tidak ingin mendaki. Jas hujan dan jaket diperlukan karena cuaca di pegunugan dapat berubah dengan cepat.
Jika kamu tidak mempunyai sepatu mendaki, kamu bisa menggunakan sepatu
sport. Kenapa saya menyarankan sepatu khusus mendaki? Karena tak jarang
pegunungan mempunyai trek yang terjal dan menanjak, jika kamu memakai sepatu
mendaki maka akan memudahkan untuk melewati medan yang menanjak dan terjal. Sepatu
mendaki akan sangat membantu kamu ketika hujan karena trek yang licin dan
berlumpur.
Membeli tiket online
Karena niat
awalnya hanya untuk ke pemandian air panas dan air terjun Kalipait, maka kami
tidak membawa perbekalan mendaki yang lengkap seperti Logistik, Jas hujan,
sandal jepit/gunung. Walhasil kami hanya membeli air mineral seharga 10.000 di bawah
untuk logistiknya.
Sebelum
kamu mendaki ke kawah Ijen, kamu harus membeli tiket secara online seharga
20.000 per-orang terlebih dahulu. Saya kira pembayarannya langsung di loket, untung
ada warga setempat yang membantu membelikan tiket secara online. Hanya kartu Telkomsel
4G yang dapat aktif di sana bahkan sampai kawah Ijen, selain itu tidak ada
sinyal sama sekali. Pendakian ke kawah Ijen ditutup tepat jam 12.00 WIB dan
dibuka kembali jam 00.00 WIB.
Jarak dari
loket untuk sampai ke kawah ijen adalah 3,4 kilometer dengan rincian 2,4 KM jalan
menanjak dan 1 KM datar. Bagi kamu yang tidak ingin repot-repot mengeluarkan
tenaga, kamu bisa menyewa becak angkut dengan tarif 800 ribu untuk ke atas dan sekitar
500 ribuan untuk turun dari kawah Ijen.
Waktu tempuh ke kawah ijen
Harga yang
sangat fantastis bukan? Jika kamu tidak punya uang cukup berjalan saja sambil
menikmati pemandangan indah di kanan-kiri trek ke kawah Ijen. Karena saya hanya
berdua dengan Om, maka di sepanjang perjalanan kami hanya bercakap-cakap
seperlunya saja, tak jarang kami juga bertanya apakah sudah dekat kepada
pendaki yang turun. Waktu yang diperlukan jika kamu berjalan atau naik becak
pun sama, yakni sekitar 2-2/2 jam, itu sudah termasuk waktu 3-4x istirahat (normal).
Kamu bisa memangkas waktu lebih banyak lagi jika kamu kuat/terbiasa mendaki
gunung.
“Masih tinggal
setengah lagi Mas, Semangat!” Saya hanya bisa mengacungkan jempol karena terengah-engah.
Akhirnya saya berkenalan dengan beberapa pendaki yang akan naik ke kawah Ijen.
Namanya adalah Moh. Iqbal. Saya masih mengingatnya karena namanya yang pasaran
itu. Akhirnya kami pun bersama-sama mendaki ke atas.
Rupanya setelah
kami mendaki bersama-sama ke atas, perjalanan mendaki ke atas terasa lebih
ringan karena sepanjangan pernjalanan kami saling bercakap-cakap dan memperkenalkan
diri satu sama lain. Dari sinilah saya paham mengapa pendaki sering mencari
teman untuk mendaki sebelum berangkat mendaki.
Di
sepanjang perjalana ke kawah Ijen ada beberapa tempat istirahat dan warga setempat
yang membuka toko. Kamu bisa menggunakan tempat itu untuk beristirahat sejenak.
Jika cuaca masih cerah segeralah berfoto, mengapa? Karena saat turun hujan pemandangan
akan terutup kabut lebat.
Warung dan tempat ibadah
Ketika
sampai di puncak kawah Ijen ada warung dan tempat ibadah yang bisa kamu gunakan.
Namun saat ingin berwudlu kamu harus membayar 5.000 rupiah karena akses air bersih
yang sulit. Jika turun hujan kamu bisa berwudlu menggunakan air hujan. Warung
yang terletak di puncak ini menyediakan berbagai makanan ringan seperti Pop Mie
(10.000), gorengan dan kopi.
Untuk menghemat
pengeluaran maka saya sarankan agar membawa makanan dan minuman sendiri dari rumah.
Waktu yang diperlukan ketika turun dari kawah Ijen biasanya lebih cepat karena
medannya yang menurun. Namun kamu harus berhati-hati apalagi saat turun hujan,
medan akan menjadi curam dan sangat licin.

Kapan ya bisa jelajah ke sana ...